Thursday, March 11, 2010

Benci Untuk Mencinta (a song by Naif)


Oh Betapaku saat ini
Ku Benci untuk mencinta
Mencintaimu

Oh Betapaku saat ini
Ku cinta untuk membenci
Membencimu

Aku tak tahu apa yang terjadi
Antara aku dan kau
Yang ku tahu pasti
Ku benci untuk mencintaimu

Aku tak tahu apa yang terjadi
Antara aku dan kau
Yang ku tahu pasti
Ku benci untuk mencintaimu

Dan
Aku tak tahu apa yang terjadi
Antara aku dan kau
Yang ku tahu pasti
Ku benci untuk mencintaimu

Yang ku tahu pasti
Ku benci untuk mencintaimu

Yang ku tahu pasti
Ku benci untuk mencintaimu

download

Tuesday, March 9, 2010

Yang Mengganggu Ekonomi Itu Anarkisme

05/03/2010


Kebiasaan yang berlaku pada kita setiap kali terjadi ingar-bingar politik adalah kekhawatiran akan terganggunya kegiatan ekonomi. Kenyataannya persepsi bisnis terhadap Indonesia tidaklah terganggu. Keinginan untuk investasi tetap besar dan kegiatan di pasar modal berjalan seperti biasa dengan kecenderungan positif terhadap indeks harga saham gabungan.

Mengapa bisa seperti itu? Karena politik dan ekonomi merupakan dua kegiatan yang terpisah. Di Thailand yang paling ekstrem, politik selalu bergejolak luar biasa. Kabinet selalu silih berganti, tetapi perekonomian mereka berjalan normal.

Salah satu indikator demokrasi yang semakin sehat , adanya pemisahan antara politik dan ekonomi. Pada kita yang demokrasinya baru mulai, politik sering dipakai untuk menakut-nakuti karena paradigmanya masih belum bisa dilepaskan dari paradigma Orde Baru. Padahal Orde Baru selalu menebarkan ketakutan itu agar politik tidak diganggu gugat. Atas nama stabilitas, maka politik harus dikendalikan.

Yang bisa mengganggu kegiatan ekonomi bukanlah ingar-bingar politik, tetapi anarkisme. Sikap untuk memaksakan kehendak termasuk dengan menggunakan kekerasan, itulah yang lebih ditakutkan para investor. Stabilitas dalam konteks menghindarkan negeri ini dari anarkisme, itulah yang harus kita ciptakan.

Berbagai aksi kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini, itulah yang patut kita waspadai. Apalagi ketika kita melihat apa yang terjadi di Makassar ketika aksi mahasiswa dibenturkan dengan aksi kelompok lainnya sehingga terjadi kerusuhan. Perang batu antarkelompok dan perusakan terhadap fasilitas pribadi maupun umum menciptakan ketakutan, karena itu bertentangan dengan esensi demokrasi.

Tugas dari semua pihak untuk bisa mengendalikan diri. Jangan biarkan kita larut dalam suasana emosi yang tidak terkendali, sehingga meninggalkan cara-cara yang beradab. Cara-cara penyelesaian perbedaan harus dilakukan melalui cara dialogis. Kalau pun tetap berbeda harus dihormati sebagai sebuah perbedaan, tanpa harus merusak hubungan antarpribadi.

Jujur pada kita masih kuat kebiasaan untuk membawa semua persoalan menjadi persoalan pribadi. Seringkali ketika kita berbeda pendapat dianggap sebagai sikap bermusuhan. Selalu kita dihadapkan kepada posisi “you are with me or you are againts me”.

Memang kedewasaan berpolitik tidak bisa sekali jadi. Kita masih dalam proses untuk mencapai tingkat kedewasaan seperti yang diharapkan. Namun dengan berjalannya waktu, kita pasti akan menjadi lebih dewasa,asal saja kita bersama berupaya untuk mendewasakan diri kita masing-masing.

Sekali lagi, kita tidak perlu khawatir terhadap kondisi perekonomian negara ini. Negeri ini terlalu menarik untuk tidak didatangi untuk investasi. Bukan hanya sumber daya alam yang melimpah yang bisa dijadikan aset, tetapi juga pasar yang mencapai 230 juta jiwa.

Perjalanan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wiryawan ke Eropa dan Amerika Serikat menunjukkan tingginya minat investor untuk masuk ke Indonesia. Berbagai persoalan yang terjadi dengan Panitia Khusus Bank Century tidak dilihat sebagai persoalan yang menakutkan. Itu adalah bagian dari proses checks and balances yang merupakan bagian dari sistem demokrasi.

Yang jauh lebih penting menjadi perhatian kita adalah bagaimana menciptakan kepastian. Bagaimana investor tahu dengan pasti apa saja yang harus dipenuhi dan berapa lama proses perizinan akan bisa diselesaikan aparat. Bagaimana pemerintah bisa menyediakan infrastruktur yang memadai bagi kegiatan usaha. Bagaimana sistem perpajakan di Indonesia bisa kompetitif dengan sistem perpajakan di negara lain. Bagaimana ekonomi biaya tinggi benar-benar bisa dikurangi kalau tidak bisa dihapuskan.

Kalau saja investasi ke negara ini belum berjalan optimal, karena kita belum bisa memenuhi harapan para investor. Di kalangan pemerintah saja misalnya, masih ada perbedaan tajam antara perlu dan tidaknya kita memberikan tax holiday. Padahal negara tetangga kita sudah memberikan itu, karena mereka lebih mementingkan adanya kegiatan ekonomi agar masyarakatnya bisa lebih produktif.

Inilah tantangan terberat yang harus bisa cepat kita jawab. Bangun ekonomi seperti apa yang sebenarnya ingin kita tuju. Apa yang sebenarnya pilar utama yang menjadi kekuatan komparatif dan kompetitif negara ini. Seberapa jauh sebenarnya peran yang kita harapkan dari kalangan dunia usaha.

Kita harus juga segera meninggalkan sikap kita yang mendua terhadap kalangan dunia swasta. Di satu sisi kita mengharapkan hadirnya peran yang lebih aktif dari kalangan swasta, namun di sisi lain kita masih memiliki kecurigaan yang sangat tinggi kepada kalangan swasta. Seakan-akan swasta hanyalah pihak yang mencari untung saja, tanpa pernah mau menerima bahwa merekalah institusi yang paling besar menyediakan lapangan pekerjaan.
Kita bukan harus menganakemaskan kalangan swasta. Namun kita harus membangun suasana yang saling percaya agar semua usaha yang kita lakukan bisa mencapai hasil yang paling optimal untuk membawa perbaikan bagi perikehidupan rakyat banyak.

Tanggung kita bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Kita harus menghindarkan anarkisme karena itu akhirnya akan mengimbas juga kepada kehidupan kita bersama.

Metro

Hatchi!!!

09/03/2010


jika keinginan bersin terjadi saat sedang terlibat perbincangan serius, pertemuan penting atau berada di ruang yang sepi, orang lebih suka untuk menahannya. Sebaiknya jangan menahan bersin karena bisa berbahaya.

Beberapa orang mencoba menahan bersin dengan cara menekan hidung mereka sehingga keinginan untuk bersin menjadi hilang. Ternyata menahan bersin justru bisa menjadi masalah yang serius jika sering dilakukan.

Kecepatan bersin yang dimiliki manusia adalah 161 km/jam, sehingga jika seseorang menahan untuk bersin maka tubuh harus menahan kecepatan tersebut secara tiba-tiba. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi fungsi tubuh dan menyebabkan kuman yang seharusnya dikeluarkan malah masuk kembali.

"Bersin merupakan kegiatan yang positif karena memiliki fungsi membersihkan faring (rongga antara hidung, mulut dan tenggorakan) dan ini adalah hal yang baik, sedangkan menahan bersih justru berbahaya karena bisa menimbulkan beberapa risiko,' ujar Dr Michael Roizen, kepala Wellness Officer Clevelend Clinics, seperti dikutip dari Doctoroz.com, Senin (8/3/2010).

Roizen mengungkapkan ada beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan jika seseorang menahan bersin yaitu:
Menyebabkan patah tulang di tulang rawan hidung
Mimisan
Pecah gendang telinga
Gangguan pendengaran
Vertigo
Retina yang terlepas atau mengalami emfisema. Hal ini karena tubuh berusaha menahan kecepatan dari bersin yang tinggi. Cedera yang timbul umumnya mempengaruhi struktur bagian dalam kepala.


Emfisema adalah suatu kondisi yang bisa menyerang anak-anak ataupun orang dewasa, kondisi ini sangat berbahaya dan berpotensi mematikan karena dapat membatasi pasokan udara. Tanda-tanda yang muncul biasanya wajah atau leher yang membengkak dan timbul rasa ketidaknyamanan.

"Untuk membantu seseorang agar mudah bersin bisa dengan cara melihat cahaya terang, hal ini dapat merangsang saraf optik yang melintasi jalur pusat bersin. Selain itu iritasi yang terjadi di saraf dekat pusat bersin juga bisa memicu seseorang untuk bersin," tambahnya.

Saat seseorang bersin biasanya diikuti oleh keluarnya bakteri atau kuman dari dalam tubuh. Hal ini berguna untuk menjaga hidung agar tetap bersih, karenanya seringkali bersin terjadi secara berulang-ulang.

Jadi jangan pernah menahan bersin untuk menghindari beberapa risiko tersebut. Tapi jangan lupa untuk menutup mulut dan hidung dengan tangan, tisu, sapu tangan atau lekukan lengan saat bersin, agar bakteri dan kuman yang keluar tidak membahayakan orang lain.

detik

Monday, March 8, 2010

Tuhan Itu Adil


suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan-Nya.

malaikat pun bertanya, “apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?”

“lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi,” kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon.

Tuhan melanjutkan, “ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang.”

lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa.

di eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti inggris, skotlandia dan perancis. tetapi di daerah itu, tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

di eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti spanyol dan partugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di selat gibraltar.

lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, “lalu daerah apakah itu Tuhan?"

“o, itu,” kata Tuhan, “itu indonesia. negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. banyak sinar matahari dan hujan. penduduknya Ku ciptakan ramah tamah, suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni.”

dengan terheran-heran, malaikat pun protes, “lho, katanya tadi setiap
negara akan diciptakan dengan keseimbangan. kok indonesia baik-baik semua. lalu di mana letak keseimbangannya?”

Tuhan pun menjawab dalam bahasa inggris, “wait, until you see the idiots I put in the government.”

Monday, March 1, 2010

The Scottish Thistle Meaning

The Scottish thistle is the national emblem of Scotland for more than 500 years.

Legend of the Scottish thistle tells us that long ago when the Danes invaded Scotland by surprise, wearing no shoes and in the dark, one of them stepped on a thistle, cried out and alerted the Scots and prevented a terrible slaughter. The grateful Scots adopted the thistle as a symbol of their nation, and it became known as “The Guardian Thistle”. Sadly, there is no historical evidence to back up the tale.

Whatever its origins, the thistle is one of the most important Scottish symbols.
 

Celtic Dragon Tattoo

Although they are usually associated with Asia, dragons can be found also in fairy tales and folklore all over the world, including Celtic Ireland.  
 
The Celtic dragon has been a creature of myth and legend for centuries throughout the Celtic world and it represents sovereignty, power or a chief (the Celtic word for "chief" is Pendragon ) also it is a symbol of wisdom, associated with magic and mysticism. Physical appearance of Celtic dragons in Celtic mythology was more consistent with the Eastern or Greek dragons and worms, which are having long bodies, without legs and wings and are possessing poisonous bites or stinging spines.    

My Fave (part 1): Salmon Mentai

udah lama banget gw ga maen ke Medan, dan emang iya rasanya udah makin panas! sebenernya gw juga males keluar dari kos tapi ada kondangan dari Berry yang abangnya nikah (gw ceritain di post selanjutnya) sama ada titipan dari Asmara, Edy sama Mawen. "ok, gw brangkat!", angin bercampur debu jalanan berhembus hangat menjalari kulit gw sama sekali ga membantu mengurangi gerah yang gw rasakan sementara butir-butir keringat makin bertambah banyak membasahi jidat dan leher tapi kembali gw inget kata-kata Bang Joel, "orang lapangan ga bole manja." setelah melewati jalanan Medan yang semrawut tapi eksotis, berliku sekaligus penuh emosi ahirnya sampe juga, terahir gw ke SUN minggu kemaren abis dari pesta kawinan anaknya Bos Penagihan. gw liat jam yang melingkar di tangan kiri, "masih jam dua belas, kecepetan kayaknya kalo beli sekarang." berhubung belom sarapan ahirnya gw memenuhi kebutuhan diri-sendiri dulu sebelom mikirin orang lain (Edy, Mawen, n Asmara). "kok kayaknya sushi boleh juga ya, hehehe..." dan langkah-langkah kecil kaki gw berjalan ringan menyisir diantara etalase-etalase dengan dagangan kelas atas yang terpampang manis dari merk-merk dunia. tapi gw ga lagi pingin shopping, gw cuma mo makan dan gw tau harus ke mana. setelah menuruni eskalator, berjalan dari ujung mall ke ujung lainnya ahirnya gw sampe di Lower Ground, deket parkiran mobil. mata gw berbinar demi melihat tulisan yang terpampang yang sebenernya ga perlu gw baca lagi, Sushi Tei.


"berapa orang mas?" sapa mbak-mbak dengan seragam putihnya (sorry kalo salah, gw buta warna), cuma jari telunjuk gw yang teracung tanpa ada kata keluar dari bibir, maklum udah laper. gw berjalan menuju meja di pinggir di sebelah pojok yang buat dua orang, selain karena cuman sendiri ini juga tempat favorit gw. mbak-mbak yang lain dateng nyodorin buku menu yang penuh sama gambar makanan khas Jepang, yang kebanyakan tanpa dimasak a.k.a mentah! di otak gw sebenernya sudah punya satu menu yang ga pernah ketinggalan gw pesen,

"salmon mentai, mbak."

"ada lagi?"

"tar mbak ya..."



jemari boleh lincah membolak-balik buku menu tapi mata juga yang ahirnya menentukan, "aburi mekakiji-nya kosong, mas." terpaksa gw ganti ganti sama yang lain, lupa namanya apa. "minumnya, mas?" dan kayak biasa minumannya pasti warmy coffee latte sama iced ocha. lima belas menit dan makanan dateng juga, "hah... nikmatnya dunia!"


tentang Salmon Mentai tadi, gw recommended banget. bikinnya dari daging salmon yang diasepin terus di kasih saus yang rasanya gurih banget. dan buat temen-temen yang ga suka makan daging mentah (oops) ini bisa jadi slternatif. selaen itu, yang kemaren direkomendasiin sama si Rendy ada nasi goreng beef katsu curry yang rasanya nampol banget (ga ada fotonya si). kalo minuman so far gw cuman suka sama latte-nya yang gurih, meski lebih enak latte bikinan The Dome tapi paling ga masi di atas latte-nya Pizza Hut or Matador.